Minggu, 02 Agustus 2020

Tips Mengelola Sekolah Di Era Covid-19

(29 Juni 2020, Dra.Betti Risnalenni, MM)

By: Yuliati

 

 

Bismillah…

Ibu Betti mulai membuat sekolah tahun 2003 dan sampai sekarang mengelola jenjang KB - TK dan SD. Beliau menyebutkan manfaat yang dapat diraih dari membuat sekolah itu bukan hanya untung uang tapi banyak hal yang didapat. Diantaranya menjadi guru teladan, kepala sekolah berprestasi dan juga juara interpreuner tingkat jawa barat untuk kalangan guru paud. Dan dari segi pertemanan kita jadi punya teman banyak, pengetahuan juga bertambah.

Motivasi awal beliau mendirikan sekolah adalah keinginan beliau terhadap anak yang ekonominya minim bisa bersekolah di tempat yang bagus. Motivasi beliau adalah prinsip ini. Anak miskin di sekolah biasa / kurang itu biasa, anak kaya di sekolah bagus itu biasa. Tapi anak kurang beruntung bisa disekolah bagus itu luar biasa. Itulah yang beliau lakukan di insan kamil. Yang yatim Free, yang tidak mampu pun free. Mereka tidak harus bawa SKTM karena sebenarnya tidak ada orang yang mau disebut miskin. Untuk yang mampu tetap membayar normal.

Program selama pandemi ini yang beliau lakukan sama dengan sekolah-sekolah lain. Beliau  melakukan Daring selama 3 bulan kebelakang meskipun lokasi sekolahnya Zona Hijau selama ini. Selama Daring materi tidak hanya pelajaran saja tapi kami juga menugaskan kegiatan rumah ( life skill dan karakter )

Selama masa pandemi ini kerja sama dengan seluruh guru dan karyawan sangat diperlukan. Karena mereka pun menghadapi persoalan yang sama menghadapi pandemi ini dan harus berpikir juga untuk mengajar . Kita merasakan bekerja dirumah lebih susah karena gangguannya lebih banyak

Guru dan orang tua harus bisa bekerjasama dalam hal memegang hp. Karena guru itu lebih dipatuhi daripada orang tua. Guru harus membantu memahamkan anak bahwa menggunakan HP itu hanya selama berkomunikasi dengan guru dan juga boleh untuk bermain game 15 atau 30 menit. Harus di pasang alarm .

Beliau juga mempublikasikan lewat instagram apa yang menjadi tugas mereka. Jadi anak-anak juga senang. Jika di sekolah ada koperasi, sebaiknya dikelola dengan baik karena itu sumber keuangan juga.

Dalam mengelola sekolah banyak sekali tantangan. Untuk bisa survive kita memang harus sering menghitung pemasukan dan pengeluaran. Minimal rencana per tahun itu harus cermat walau pun bukan profit tujuannya.

Untuk menambah pemasukan, beliau membuat kursus berbayar untuk umum . Kebetulan beliau senang dengan aritmatika, dan bukunya juga buatan sendiri. Sehingga bisa sambil jualan buku . Selain  aritmatika beliau juga membuat kursus Bahasa Inggris metode pare karena anak beliau juga pernah belajar di situ. Awalnya karena ingin murid-muridnya bisa belajar bahasa inggris lebih dekat. Unggulan di sekolah beliau adalah lulusannya insyaa Allah  hafal juz 30.

Berikut ini adalah video aktifitas KBM di era new normal yang dapat kita tonton di link berikut https://youtu.be/1r4dS-z9qFw

Langkah-langkah yg harus kita taati pada saat berada di sekolah sesuai protokol kesehatan.Untuk peserta didik baru yang belum kita kenal . Langsung daring utk th ajaran 2020- 2021. Untuk murid yang belum kenal, kita sudah adakan pertemuan akhir tahun ajaran lalu. sekitar pertengah juni. Anak anak kita mulai dengan cara foto dengan lingkungan sekolah. Terus kita berikan mainan edukatif. Jadi mereka senang dan sudah pengenalan dengan calon gurunya..

Untuk pembelajaran Daring untuk anak KB dan TK sering membosankan bagi anak. Kita harus kreatif memberikan kegiatan yang membuat mereka senang .

Tips mengelola tiga lembaga sekaligus KB-TK-SD khususnya saat pandemi:

-  Bagi tugas berdasarkan kemampuan rekan kerja.

- Sering pantau dengan sharing ( di sekolah beliau lakukan setiap senin setelah pulang siswa )

- Dalam hal pembayaran segalanya 1 pintu. Boleh dicicil berdasarkan kemampuan. Setiap kegiatan , misalnya mau ulangan, harus lunas spp bulan. Pembagian modul harus lunas spp bulanan. Jadi ortu tidak terbebani dan kita sudah punya harapan uang buat gaji guru dan karyawan.

- program karakter di sekolah Insan Kamil adalah salaman ,  hafalan juz 30 , hadist dan surat2 pendek,  menjaga kebersihan, wirausaha.

Demikian penjelasan Ibu Betti tentang perjuangan beliau mengelola sekolah di era Covid-19 ini.

Semoga bermanfaat.


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.