Ragam Tulisan Non-fiksi
By: Yuliati
Bismillah...
Sedikit perkenalan dengan narasumber kali ini kembali disuguhi dengan kehadiran seorang ibu muda bernama SISKA DISTIANA yang lahir 34 tahun silam di Klaten. Saat ini beliau bertempat tinggal di Greenland Foresthill Residence Blok D1 No 15 Jl. Raya Letkol Atang Sanjaya, Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor.
Terkagum membaca sederet kompetensi yang beliau miliki. Jadi merasa malu sendiri karena walaupun sudah setua ini kalau dihitung dengan jari kompetensi yang dimiliki mungkin tidak sampai separuh dari yang dimiliki oleh ibu Siska destiana. Tapi tak mengapa tidak ada kata terlambat untuk belajar.
Ini dia sederet kompetensi yang dimiliki oleh beliau:
- Public Relation
- Trainer dan Public Speaking
- Jurnalistik
- Marketing dan Komunikasi
- Parenting
- Bahasa Inggris
- Standart Operating Procedure Development
- Training Development (terutama bidang pendidikan)
- Menulis
- Editing
Dengan sekian banyak kompetensi yang dimiliki oleh beliau tentu perimbas kepada aktivitas yang dilakukan beliau sehari-hari. Fulltime Mother, Content Writer, Copy Writer, Ghost Writer, dan Freelance Editor. Tapi yang paling mengagumkan dari sekian aktivitas itu adalah beliau masih tetap menjadi fulltime mother.
Banyak hal yang ingin dikupas tentang para narasumber menulis kita di grup ini namun yang terpenting harus disampaikan dalam resume ini adalah materi yang mereka sampaikan.
A. Alasan kita menulis
Hal pertama yang disampaikan oleh bu Siska sebelum masuk ke dalam penjelasan tentang ragam tulisan nonfiksi adalah beberapa hal yang menjadi alasan kita untuk menulis.
Ada tiga hal yang menurut beliau menjadi alasan bagi kita untuk menulis yaitu:
1. "Qoyyidul 'ilma bil kitabi"
Ikatlah ilmu dengan tulisan. Kalimat inilah yang menjadi landasan utama kita untuk menulis
Sebagai manajemen pengetahuan (knowledge management)
2. Copyright milestone (jejak langkah kita)
3. Paten ( legalisasi ide-ide kita)
B. Karya non-fiksi
Pengertian:
- menurut KBBI adalah karya yang tidak bersifat fiksi tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan.
- sebagai karya informatif dimana penulis bertanggung jawab penuh atas kebenaran dan akurasi informasi yang disajikan.
C. Ragam non-fiksi (Yang bisa ditulis dengan cepat dan mudah)
1. Berita
Cerita keterangan mengenai kejadian atau peristiwa hangat.
Teknik menulis berita:
# Hard news (berita to the point', tidak bertele-tele. Menggunakan bahasa yang lugas dan singkat),
# feature (artikel kreatif, menggunakan bahasa yang informatif dan menghibur)
2. Esai
- Karangan prosa yang membahas masalah sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya - Sering disebut sebagai opini
3. Catatan perjalanan
Tulisan tentang proses sebuah perjalanan atau ulasan tentang apa yang ditemui dalam perjalanan tersebut. Misal ulasan tentang mengenai tempat yang dikunjungi budaya daerah makanan khas dan lain-lain.
4. Artikel informatif
Tulisan yang berisi informasi tentang suatu hal. Tujuannya adalah untuk menambah pengetahuan pembaca dan isinya murni informasi dalam bahasa populer sering pula disebut dengan artikel feature.
5. Best practice
Tulisan tentang pengalaman terbaik dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Biasanya dibuat oleh para pendidik atau mereka yang terlibat dalam dunia pendidikan. Selain sebagai lesson study produk tulisan best practice juga bisa menjadi masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan. Contoh best practice yang beliau sampaikan diantara nya adalah buku yang berjudul Bukan Sekedar Mendisplay.
Demikian resume kali ini. Semoga bermanfaat.
Salam semangat literasi.

Matap bu resumenya ... semangat
BalasHapusTerimakasih bunda yang luar biasa
HapusSudah lama ga blog gemes ini. Semakin keren buuk. Semangaat nulisnya.
BalasHapusTerimakasih Bu Ratna. Mdh2an tetap semangat
HapusSipp Bu...lgkap isinya...
BalasHapusTerimakasih bapak..
BalasHapus