Minggu, 02 Agustus 2020

Trik Singkat Mengubah PTK Menjadi Buku

Cara Mengubah PTK Menjadi Buku

(3 Juni 2020, Hati Nurahayu)

By: Yuliati

 

 

Bismillah…

Narasumber pertemuan kedua Belajar Menulis Bersama Om Jay adalah ibu Hati Nurahayu seorang editor dan pegiat literasi.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bukan hal baru bagi seorang pendidik. Namun tidak banyak guru yang dengan senang hati menulis PTK. Meskipun semua guru, terutama yang diwajibkan menulis biasanya bagi PNS untuk memenuhi naik pangkat.  Kenyataannya memang gampang dalam menyusun  atau menentukan latar belakang  menentukan PTK. Itu modal  atau titik awal  yang menentukan  PTK dapat dilakukan.

Ternyata PTK yang telah kita buat dapat kita  gunakan untuk mendapatkan  nilai Penetapan Angka Kredit (PAK) versi lain,  ini terutama bagi PNS. Selain artikel untuk dijurnalkan, dapat pula  kita jadikan buku. Buku ini memiliki manfaat lain juga sebagai bahan literasi bacaan pendidik lain dalam melakukan PTKnya juga.

Sudah banyak guru yang melakukannya, tentunya dengan bantuan seorang editor luar biasa, Ibu Hati Nurahayu. Beliau menyampaikan bahwa PTK yang diubah menjadi buku bisa menjadi 2 versi tergantung keinginan dari penulis

Beliau memberikan contoh beberapa PTK dan Inobel maupun best pract yang diterbitkan menjadi buku, karya sahabat guru nasional. Caranya dengan mengambil judul dari PTK yang disimpelkan. Salah satunya buku Omjay, PTK yang telah lolos Inobel 2018. dan menjadi buku beliau ubah versi penyusunannya, agar tidak seperti laporan Inobel atau PTK. Karena banyak penulis yang belum mengubah PTK menjadi buku, beliau lebih mengarahkan mereka mengubah versi buku terlebih dahulu.

Dalam mengubah PTK menjadi buku, penting sekali memperbannyak isi materi variable bebasnya dari kata kunci judul buku kita. Atau lebih memperluas isi bacaannya. tentunya berdasarkan sumber yang relevan. Atau kata kunci dari PTK kita. Banyak guru kebingungan mencari judul. Kita tidak usah bingung, ambil intinya saja. Dan buku kita jadi asyik untuk dikembangkan menjadi buku bacaan juga yang berasal dari PTK kita.

Buku yang diubah dari PTK boleh ditulis dua orang. karena buku berbeda nilainya dengan PTK. kita mengembangkan dari isi PTK kita lebih ke versi buku tidak masalah. tetapi kalau dalam pembagian angka kredit menurut pengetahuan beliau, kalau yang menulis bukunya berdua pastinya dibagi dua untuk PAK.

Beliau menyampaikan jumlah aman halaman buku dari PTK adalah 70 halaman. Dan isi materi bahasan lebih diperbanyak jangan dalam bentuk sederhana seperti PTK.

Pesan Ibu Hati di sesi akhir untuk menjadi seorang editor handal dan menulis buku yang menarik untuk dibaca dimulai  dengan banyak membaca buku best seller, memperhatikan bagaimana mereka menyajikan materi untuk menjadi sebuah buku. Melihat tata letak sebuah buku agar lebih menarik dibaca. Juga menyediakan bacaan sumber lain. Karena editor juga harus banyak membaca buku sumber yang relevan.

Semoga bermanfaat. Salam literasi.

 


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.